You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Kedoya Utara Berharap Persoalan Banjir Tuntas
photo Doc - Beritajakarta.id

Normalisasi PHB Pesing Koneng Dikebut

Kita akan kebut pengerjaan, mudah-mudahan rampung dalam sepekan

Persoalan genangan di permukiman warga Kelurahan Kedoya Utara akan teratasi bila saluran penghubung (PHB) Pesing Koneng yang bermuara ke rumah Pompa dibenahi. Sebagai tindak lanjut, Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat pun sudah mengupayakan normalisasi dan menargetkan pengerjaan rampung pekan depan.

Sembilan Jembatan di Atas PHB Dibongkar

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat, Imron mengatakan, normalisasi PHB sempat terkendala bangunan Masjid Jami Baiturohman, di RW 08. Hal itu dikarenakan ada bagian bangunan menutupi PHB sehingga tidak bisa dilakukan normalisasi. 

Tidak hanya menyebabkan genangan di permukiman warga RW 08, genangan juga terjadi di Jl Raya Panjang, tepat di depan akses masuk Perumahan Green Garden. Ditenggarai, pompa pengendali banjir di dua rumah pompa di Kedoya Utara tidak maksimal karena terjadi penyempitan PHB Pesing Koneng.

Setelah dilakukan pembicaraaan, antara warga dan pihak Sudin Tata Air pun mencapai kata sepakat. Bagian Masjid yang menutup PHB akan dibongkar dan ditutup kembali menggunakan coran kotak saluran. 

“Kita akan kebut pengerjaan, mudah-mudahan rampung dalam sepekan. Semua biaya normalisasi dibiayai pemerintah,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1181 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye972 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye946 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye774 personFakhrizal Fakhri
close